Game yang lama telah lama dinanti akhirnya Mass Effect 2 (ME2) sebuah
game dengan cerita trilogi yang amat menarik dan grafis yang sangat
memukau.
ME2 merupakan babak baru dari pertualangan sang jagoan
bernama Commander Shepard, aksinya pun kian cemerlang dengan ditemani
beberapa tokoh baru yang juga memiliki andil penting dalam rangkaian
cerita.
Alkisah dimulai beberapa saat setelah akhir cerita pada
game pertama, pemain akan menjumpai kapal Normandy yang sedang menjadi
bulan-bulanan pesawat asing.
Shepard yang kala itu ada di dalam
pesawat, langsung sigap menyelamatkan para awak kapal yang terluka.
Namun Naas, Shepard malah terlempar keluar angkasa.
Berselang 2
tahun kemudian, Shepard ditolong oleh sebuah organisasi manusia bernama
Cerberus. Organisasi yang dikepalai oleh Illusive Man itu pun 'memaksa'
Shepard untuk melakukan tugas tertentu.
Dengan dibantu kedua
rekan barunya, Miranda Lawson dan Jacob Taylor, Shepard pun bakal
menjelajahi isi ruang angkasa yang sangat indah. Tidak hanya itu, kisah
asmara pun bakal menjerat Shepard dan Miranda Lawson.
Dalam ME2,
Shepard dan rekannya memiliki misi utama untuk menyelamatkan umat
manusia dari penindasan yang dilakukan oleh Reapers, sekelompok robot
yang berambisi memusnahkan peradaban manusia di seluruh galaksi.
Jalan
yang ditempuh untuk menuntaskan misi tersebut tidaklah mudah, Shepard
harus terlebih dahulu membentuk tim yang ia kepalai sendiri.
Mulai
dari sinilah cerita kian terasa seru, pemain harus berpindah dari
planet satu ke planet yang lain hanya untuk mencari rekanan baru. Tak
disangka, dalam pencariannya Shepard malah bertemu dengan kawan lama.
Lanjutkan Petualanganmu
Khusus
bagi para pemain ME versi pertama, BioWare menyediakan fitur Import
Save Files. Dengan adanya fitur tersebut pemain dapat melanjutkan semua
karakter buatannya yang ada dalam game terdahulu.
Bahkan
kabarnya, profil yang dimiliki oleh para pemain dapat digunakan pada
game ME selanjutnya. Wah, jika benar demikian sepertinya permainan dalam
ME2 semakin menggiurkan.
ME2 adalah game yang sangat linier.
Pemain dapat berinteraksi dengan beragam Non Playable Character (NPC)
lain, bahkan gamer dapat bebas memilih pertanyaan dan jawaban yang akan
dilontarakan. Namun ingat, hal tersebut akan berdampak pada akhir
cerita.
Makin Luar Biasa
ME2 sudah menggunakan engine
grafis terbaru yakni, Unreal Engine 3.5, penampilan setiap karakter
ataupun pemandangan luar angkasa sangat terlihat indah dan mengagumkan.
Jika
dibandingakan dengan versi terdahulu, jelas ME2 sangat jauh berbeda
dari segi kualitas grafis. Tak melulu kualitas grafis yang disodorkan,
sistem permainan pun sudah sedikit bergeser.
Sebelumnya, ME lebih
banyak mengiplementasikan unsur Role-Playing Game (RPG) ketimbang baku
tembak. Kini, ME2 menawarkan lebih banyak aksi peperangan tanpa sedikit
pun mengurangi unsur RPG yang menyenangkan.
Sebagai contoh, pada
game terdahulu cukup sulit sulit untuk mengendalikan arah tembakan, kini
tidak lagi. Dalam ME2 segala hal yang tidak mungkin dilakukan dalam
versi pertama dapat terjadi, seperti headshot.
Begitu pun masalah
tatanan suara. game ini memang tidak menggunakan teknologi EAX yang
dulu digunakan, tapi tanpa perlu diragukan, efek ledakan hingga
percakapan sangat terdengar baik.
Selain beberapa peningkatan,
ada juga beberapa elemen yang diubah oleh BioWare. Sebut saja sistem
kendali yang makin mendekati khas game First Person Shooter (FPS) dan
menu yang ditampilkan lebih mudah dipahami ketimbang versi sebelumnya.
Kesimpulannya,
ME2 tidak hanya diperuntukan oleh para pemain lama yang sudah
menuntaskan misi terdahulu, namun game ini juga dapat dimainkan oleh
para pemula sekalipun.
Sistem permainan yang dianut pun cocok
sekali buat para pecinta game tembak-menembak ala Modern Warfare atau
pun penggila RPG seperti Dragon Age. Hanya saja, pilihan senjata dalam
ME2 masih sangat minim.